KRIMINAL

Menjual Satwa Dilindungi, 2 Warga Majalengka Ditangkap Polisi

CIKIJING.COM – Menjual Satwa Dilindungi, 2 Warga Majalengka Ditangkap Polisi Belum lama ini satuan Reskrim Polres Majalengka resmi menangkap dua tersangka sindikat jual beli satwa yang dilindungi di mana 2 orang tersebut diketahui berasal dari kabupaten Majalengka dan Mereka menjual hewan dilindungi di media sosial dan hal ini langsung ditangani secara serius oleh satuan Reskrim Polres Majalengka, dikarenakan kita ketahui Apabila ada undang-undang larangan untuk menjual satwa yang dilindungi oleh pemerintah apalagi satuan yang dijual termasuk satwa yang langka.

Menjual satwa dilindungi dua warga asal Majalengka resmi ditangkap oleh Polisi dimana diketahui apabila kedua tersangka menjual beberapa satwa tersebut melalui akun media sosial dan pihak Kepolisian secara Sigap, langsung mengamankan kedua tersangka yang sebelumnya sudah mengantongi alamat kedua pelaku yang ternyata berasal dari kabupaten Majalengka.

Barang bukti

Pihak Kepolisian satuan Reskrim Polres Majalengka ketika mengamankan kedua orang asal Majalengka yang menjual satwa dilindungi oleh pemerintah tersebut langsung mengamankan 2 satuan dilindungi diantaranya adalah seekor kucing hutan atau yang mempunyai bahasa Latin Prionailurus bengalensis dan selanjutnya mengamankan seekor alap-alap jambul atau yang mempunyai bahasa Latin Accipiter Trivirgatus.

Selain itu, pihak kepolisian pun mengamankan ponsel dan sejumlah barang bukti yang dibawa oleh kedua pelaku yang melakukan kejahatan cyber dengan menjual hewan langka di medsos.

Kronologi penangkapan

Seperti diungkapkan oleh AKBP Bismo Teguh Prakoso selaku Kapolres Majalengka, apabila kedua pelaku diduga dengan sengaja mencari dan selanjutnya menangkap satwa dilindungi tersebut selanjutnya mereka langsung menjual satwa dilindungi di media sosial Facebook.

Apabila kedua tersangka sudah mendapatkan orang yang ingin membeli maka biasanya mereka akan ketemuan untuk melakukan transaksi dengan cara cash on delivery atau COD.

Untuk penangkapan kedua tersangka ternyata berbeda dimana as yang berusia 43 tahun asal kabupaten Majalengka ditangkap di rumahnya yaitu pada hari Jumat 21 Februari 2020 dan selanjutnya tersangka lain yang berasal dari Sumedang ditangkap oleh pihak kepolisian pada hari Senin 24 Februari 2020 ketika orang ini sedang melakukan transaksi di depan bekas pabrik gula Kadipaten yang ada di Majalengka.

Identitas kedua tersangka

Seperti dikutip dari berbagai sumber yang kami rangkum, apabila kedua tersangka diketahui berinisial AS berusia 43 tahun dan berasal dari kabupaten Majalengka di mana pria ini adalah orang yang mendagangkan kucing hutan dan selanjutnya tersangka lain berinisial AS berusia 28 tahun yang diketahui warga Kabupaten Sumedang dimana tersangka adalah penjual alap-alap jambul.

Hukuman penjara

Sesuai dengan pasal 21 ayat 2 huruf a juncto pasal 40 ayat 2 undang-undang no 5 Tahun 1990 terkait konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem maka kedua pelaku dijerat dengan hukuman penjara selama 5 tahun.

LANGIT

Bagaikan LANGIT yang Biru memberikan kesejukan bagi umat manusia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

SILAHKAN MATIKAN PLUGIN BLOKIR ANDA, TERIMA KASIH