Dana Desa di Majalengka Bocor 2M Bikin Resah Bupati

  • Whatsapp
Dana Desa Di Majalengka Bocor IGdishubmajalengka
Dana Desa Di Majalengka Bocor IGdishubmajalengka

CIKIJING.COM – Dana Desa di Majalengka Bocor 2M Bikin Resah Bupati Belum lama ini terjadi sebuah kebocoran anggaran dana desa di Kabupaten Majalengka yaitu sekitar 2 miliar atau sekitar 0,58 persen sehingga hal ini membuat Bupati Majalengka merasa resah dan juga masyarakat pun pastinya sama, dikarenakan bocornya anggaran tersebut terbilang lumayan besar dari anggaran 200 miliar yang dikeluarkan oleh pemerintah. Dari pengakuan kepala inspektorat pengawasan daerah Majalengka yaitu Edi Nur sudjatmoko kepada awak media, jika kebocoran anggaran ini diketahui dari hasil laporan pemeriksaan auditor dari Inspektorat.

Dana desa di Majalengka bocor 2 M memang menjadi sebuah kesalahan tersendiri terutama bagi Bupati Majalengka dan beberapa faktor pernyataan menjadi penyebab kebocoran dana tersebut salah satunya adalah pajak yang belum dibayarkan, selanjutnya adanya kekurangan volume pekerjaan bagi desa yang sedang melakukan pembangunan fisik akan tetapi Sebagian ada yang belum mempertanggungjawabkan masalah keuangan yang sudah diterima oleh Kepala Desa dan selanjutnya Uang di kas telah diambil dan dipergunakan akan tetapi penggunaannya tidak jelas terkait administrasi dan bukti fisik apa saja yang sudah dikerjakan di desa tersebut.

Padahal sesuai dengan aturan yang berlaku, apabila setiap uang yang keluar dari kas daerah atau Kas desa harus jelas betul untuk masalah tanggung jawab administrasi keuangan termasuk salah satunya adalah bukti fisik jika yang dikerjakan adalah fisik, selanjutnya harus ada bukti pembangunan ekonomi desa baik dari sektor ekonomi dan lainnya.

Edi Noor mengatakan bagi pemerintah Desa yang terdapat tumbuhan baik karena masalah administrasi dan tidak ada bukti fisik pembangunan maka mereka pun akan diminta untuk memperbaiki sampai 60 hari kedepan dan Jika ternyata tidak bisa mempertanggungjawabkan masalah keuangan ini, maka untuk status desa tersebut akan ditingkatkan ke Penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan jika hasil LHP selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Kejaksaan untuk ditindaklanjuti sebagai dugaan adanya korupsi.

Di tempat lain Bupati Majalengka ketika menyerahkan LHP ia mengaku jika kebocoran uang tersebut terbilang meresahkan dirinya dan dia pun berjanji pemerintah akan menyelenggarakan diklat bagi seluruh calon kepala desa supaya mereka lebih memahami terkait administrasi yang ada di desa dan memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakatnya.

Untuk materi pendidikan kilat bagi kepala desa, menurut Bupati Karna sobahi, semuanya adalah tim ahli baik dari tim ahli keuangan, tim Ahli pemerintahan, tim ahli hukum yang didalamnya melibatkan pihak kepolisian dan juga pihak kejaksaan dan selanjutnya bupati pun akan memfungsikan Saber pungli secara efektif sehingga tidak ada lagi dana desa yang bocor di kemudian hari.

“Kami akan memberikan diklat untuk calon kepala desa, harus anda ingat setiap dana yang keluar haruslah dapat dipertanggungjawabkan salah satunya harus ada bukti fisik jangan pernah membuat program yang tidak ada hasilnya untuk kemaslahatan masyarakat setempat,” tegas Bapak Bupati

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *