PERISTIWA

Daftar 19 Kecamatan di Majalengka Versi BPBD Terindikasi Rawan Longsor

CIKIJING.COM – Daftar 19 Kecamatan di Majalengka Versi BPBD Terindikasi Rawan Longsor Belum lama ini BPBD kabupaten Majalengka atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah resmi memberitahukan kepada awak media apabila pihaknya mencatat ada sekitar 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka terindikasi rawan bencana longsor sehingga hal ini harus diperhatikan oleh masyarakat supaya bisa menjadi perhatian dan masyarakat lebih waspada terhadap bencana longsor di Majalengka.

Seperti dikutip dari berbagai sumber sedikitnya ada 19 daftar kecamatan di Majalengka versi BPBD yang terindikasi rawan longsor dan berbahaya di mana longsor tersebut kerap terjadi ketika musim hujan tiba yang bisa menimbulkan beberapa bencana seperti banjir, pergerakan tanah, longsor, dan lainnya. Sehingga pihak bPBD kabupaten Majalengka memberikan instruksi supaya masyarakat yang ada di kecamatan yang termasuk daftar kecamatan yang mengalami rawan longsor supaya waspada dan berhati-hati.

Menurut Toto Sumianto selaku kepala pelaksana BPBD kabupaten Majalengka memberikan penjelasan kepada awak media apabila dari sekitar 26 kecamatan yang ada di Majalengka, sedikitnya ada 19 Kecamatan yang terindikasi rawan bencana alam longsor sehingga hal tersebut harus diwaspadai. Menurut Toto Sumianto dari pemetaan 19 Kecamatan tersebut, di musim penghujan seperti sekarang ini biasa terjadi pergerakan tanah dan rawan longsor.

Daftar 19 Kecamatan di Majalengka Versi BPBD Terindikasi Rawan Longsor

Bagi Anda yang ingin mengetahui kecamatan mana saja yang terindikasi rawan longsor, maka dibawah ini ada sebagian Kecamatan yang akan kami tulis.

  • Kecamatan cingambul
  • Kecamatan Lemahsugih
  • Kecamatan Talaga
  • Kecamatan Cikijing
  • Kecamatan Argapura
  • Kecamatan malausma
  • Kecamatan Bantarujeg
  • Dan lainnya.

Menurut Toto, apabila wilayah rawan longsor di kecamatan yang ada di Majalengka tersebut terletak di bagian Selatan Kabupaten Majalengka dikarenakan lokasinya berada di dataran tinggi karena ada di lereng gunung Ciremai. Sehingga dari hasil pantauan yang telah dilakukan ada beberapa titik yang memang harus waspada terkait rawan longsor dan pergerakan tanah tersebut.

Selanjutnya ada juga di wilayah utara Majalengka yang menjadi wilayah yang berada di dataran rendah yang ternyata rentan terkena banjir sehingga hal ini pun harus diwaspadai oleh masyarakat sekitar dikarenakan kabupaten Majalengka sendiri menjadi salah satu kabupaten yang terdiri dari pegunungan di bagian Selatan dan untuk wilayah utara termasuk dataran rendah yang biasa terkena banjir saat musim hujan tiba.

LANGIT

Bagaikan LANGIT yang Biru memberikan kesejukan bagi umat manusia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

SILAHKAN MATIKAN PLUGIN BLOKIR ANDA, TERIMA KASIH